Desain Grafis

Tidak dapat dipungkiri lagi dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa terlepas dari yang namanya desain grafis. Mulai dari pakaian yang kita gunakan, hingga benda-benda dan juga media cetak lainnya yang ada di sekeliling kita semuanya berawal dari sebuah desian.

Desain grafis saat ini sudah mengalami kemajuan, baik itu dari segi style atau gaya, dan juga dari segi teknologi. Perlu kamu ketahui juga saat ini seni desain grafis hampir mencakup kesemua media cetak, mulai dari banner, foto, kalender, buku, jam, pakaian, dan lainnya.

Tapi apa kamu mengetahui lebih dalam mengenai desain grafis? Jika belum mengetahui dan ingin lebih paham seputar topik ini, maka kamu berada di artikel yang tepat, karena pada kesempatan kali ini vrontalmedia.com akan membahas topik ini secara lengkap, jelas, dan tuntas.

Yuk langsung saja baca tulisan selanjutnya di bawah ini hingga selesai ya, selamat membaca.

Pengertian Desain Grafis

1. Pengertian Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]
1. Pengertian Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]

Desain Grafis adalah sebuah proses pembuatan sebuah obyek yang belum pernah di buat yang terdiri dari kumpulan titik dan garis yang pada akhirnya terbentuklah sebuah visual, tulisan, bentuk, dan juga gambar yang bertujuan sebagai media untuk menyampaikan sebuah informasi atau pesan secara efektif.

Itulah pengertian desain grafis secara umum. Tetapi pada dasarnya desain grafis berasal dari dua kata, yakni “Desain” dan “Grafis”, dari kedua kata tersebut mempunyai arti yang berbeda.

Desain dapat kita artikan sebagai kata benda dan juga kata kerja. Jika diartikan sebagai kata kerja desain berarti sebuah proses pembuatan suatu obyek baru yang belum pernah di buat. Sedangkan jika di artikan sebagai kata benda, desain bisa disebut dengan sebuah hasil akhir dari sebuah proses.

Kata kedua yakni grafis yang memiliki makna ilmu perancangan titik atau-pun garis yang berfungsi sebagai media untuk menyampaikan sebuah informasi secara efektif.

Agar lebih lengkap dan lebih terpercaya, beriku ini saya kutip definisi desain grafis dari situs wikipedia.

Desain grafis atau rancang grafis adalah proses komunikasi menggunakan elemen visual, seperti tulisan, bentuk, dan gambar yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan. Bidang ini melibatkan proses komunikasi visual.

Pengertian desain grafis menurut wikipedia

Selain pengertian secara umum ada juga pengertian menurut para ahli, berikut ini beberapa ahli yang mendefinisikan desain grafis.

Desain grafis menurut Shiombing

Menurut Danton Sihombing desain grafis memperkerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi atau-pun ilustrasi elemen – elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.

Desain grafis menurut Warren

Menurut Warren desain grafis adalah suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual.

Desain grafis menurut Blanchard

Menurut Blanchard desain grafis merupakan suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambar visual pada segala permukaan.

Desain grafis menurut Hendratman

Menurut Hendi Hendratman desain grafis dapat di artikan sebagai proses pemikiran yang di wujudkan dalam gambar.

Desain grafis menurut Suryanto

Agar penjelasannya lebih jelas dan lebih bisa dipahami lagi, silahkan simak video berikut ini mengenai pengertian desain grafis menurut Priyanto Suryanto.

Silahkan dilihat secara lengkap bila perlu dicatat, agar kamu benar benar paham mengenai materi ini, selamat menonton.

Penjelasan mengenai pengertian desain grafis menurut Priyanto Suyanto

Desain Grafis Percetakan

Tidak hanya dalam dunia kesenian, namun desain grafis juga sangat berpengaruh dalam dunia percetakan, mengapa?

Karena pada akhirnya sebuah karya desain baik itu poster, banner, packaging, kaos dan lain sebagainya akan berakhir ke pencetakan secara fisik.

Contohnya seperti desain banner usaha kebab di pinggir jalan, pastinya sebelum banner itu dicetak harus didesain terlebih dahulu.

Atau misalkan brosur sekolah, pasti sebelum dicetak harus ada desainnya dulu baru bisa dicetak.Oleh karena itu desain juga sangat diperluka di dunia percetakan.

terus, apa sih pengertian desain grafis percetakan?

Desain grafis percetakan adalah proses dimana yang melibatkan beberapa unsur seperti titik, garis, warna, bidang, dan gambar yang dijadikan satu kesatuan agar menjadi sebuah visual yang memiliki tujuan atau pesan dan pada akhirnya akan ke proses pencetakan.

Di zaman ini, desain grafis percetakan sangat diperlukan sekali. Terutama bagi perusahaan, organisasi, insitut atau sekolahan yang memerlukan banyak media untuk mengurus berbagai hal.

Seperti form, label, spanduk, banner, undangan, stiker dan lain sagainya.


Sejarah Desain Grafis

2. Sejarah Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]
2. Sejarah Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]

Pada hakikatnya sejarah desain grafis tidak bisa lepas dari perkembangan sejarah seni rupa. Karena produk pertama seni komunikasi visual tertua adalah lukisan gua di Lascaux, Prancis, sekitar tahun 15.000-10.000 SM.

Setelah itu seni grafis semakin berkembang dan Henry Cole menjadi salah satu orang yang sangat berpengerahu dalam pendidikan desain di Inggris dan beliau meyakinkan pemerintah mengenai pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal Of Design and Manufacres.

Kemudian beliau menyelenggarakan sebuah acara yang di berinama The Great Exhibition sebagai salah satu perayaan atas munculnya sebuah teknologi industri modern dan juga desain bergaya Victoria.

Di tahun 1891 sampai dengan 1896 percetakan William Morris Kelmscott membuat buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts. Buku ini dibuat dengan desain yang berbeda dari buku lainnya sehingga terlihat lebih bagus dan juga elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya.

Dengan menjual buku tersebut, Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Dan saat itu juga Morris mempelopori pemisahan antara Desain Grafis dan Seni Rupa.

Dengan bermunculan karya-karyanya Morris dan juga pergerakan Private Press secara langsung mempengaruhi Art Nouveau dan secara tidak langsung juga mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal abad ke 20.

Kata Desain Grafis pertama kali muncul dan digunakan pada tahun 1922 disebuah esai yang berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.

Pada tahun 1927 muncul buku yang berjudul Raffe’s Graphic Design yang dimana buku tersebut dianggap buku pertama yang menggunakan istilah desain grafis pada judulnya.

Ditahun 1928 Jan Tschichold merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern dalam bukunya yang berjudul New Typhography. Tschichold, Bauhaus, Herbert Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, and El lissitzky adalah orang-orang yang berpenegaruh sangat besar dalam ilmu desain grafis tipografi yang hingga saat ini kita kenal.

Sepanjang abad ke 20 merekalah yang mempelopori teknik produksi yang hingga saat itu desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan. Setelah perang dunia ke-3 berakhir, kebutuhan akan desain grafis meningkat sangat pesat, terutama untuk kemasan produk dan periklanan.

Desain grafis terus mengalami perkembangan hingga akhirnya menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang ada di dalam First Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan apda tahun 1967 dan kemudian diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré.

Dan hingga kini seni desain grafis selalu mengalami perkembangan, mulai dari style, warna, tranding dan lain sebagainya. Oleh karena itu untuk kamu yang ingin fokus di dunia desain grafis jangan sampai ketinggalan trand trand yang ada.

“Dikutip dari Wikipedia”


Macam-macam Desain Grafis

3. Macam-macam Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]
3. Macam-macam Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]

Apa yang kalian ketahui mengenai macam macam desain grafis ? 

Pada umumnya macam macam desain grafis hanya dibagi menjadi dua macam yakni desain grafis 2D (dua dimensi) dan 3D (tiga dimensi). Berikut penjelasannya :

Desain grafis dua dimensi (2D)

Desain grafis 2D (dua dimensi) adalah sebuah karya seni digital yang dimana hanya memiliki dua sisi saja, yaitu sisi panjang dan lebar. Desain macam ini tidak memiliki unsur ruang sehingga terlihat hanya flat atau datar.

Desain grafis 2D memiliki berbagai macam bidang, diantaranya sebagai berikut :

Web Desain

Web desain merupakan salah satu pekerjaan yang bertugas untuk membuat sebuah desain tampilan website.

Web desain termasuk dalam desain grafis 2D. Biasanya seorang web desainer bertugas yang membuat tampilan, dan juga termasuk ikon-ikon nya.

Secara umum web desain di bagi menjadi dua katagori yakni desain user interface dan user experience . User interface adalah desain website antar muka yang lebih mengedepankan tampilan. Sedangkan user eperience adalah desain yang lebih fokus memikirkan kenyamanan pengunjung. Kedua hal ini biasa disingkat dengan sebutan UI/UX desainer.

Software yang biasa digunakan untuk mengolah atau membuat web desain diantaranya yakni:

  • Corel Draw
  • Adobe Photoshop
  • Adobe Dreamweaver

Editor

Jenis desain yang satu ini biasa digunakan dalam pembuatan berbagai macam jenis karya cetak, diantaranya pembuatan cover, sampul, banner dan sebagainya.

Untuk pembuatan desain yang satu ini, biasanya para desainer menggunakan software pengolah vektor, seperti corel draw, photoshop, adobe illustrator.

Jika kamu ahli dalam bidang ini, maka lapangan kerja sangat terbuka lebar, karena seseorang ahli yang dapat mengolah gambar vektor sering dibutuhkan dalam sebuah perusahaan.

Layouter

Layouter dari kata layout yang berarti bidang desain ini bertugas untuk membuat sebuah layout. Mulai dari layout majalah, koran, atau buku.

Desainer layout biasanya harus memiliki feel yang bagus untuk membuat tata letak sebuah halaman agar menarik dan juga mudah dipahami.

Untuk membuat desain layout biasanya menggunakan aplikasi MS.Publisher, adobe indesign, adobe page maker dan aplikasi lainnya yang mendukung pembuatan layout. Tentunya desain ini sangat dibutuhkan didunia percetakan.

Fotografer/editor foto

Yang selanjutnya fotografer. Mungkin jika kamu mendengar istilah ini, hal yang pertama kali kamupikirkan tentunya seseorang yang memegang kamera yang siap mengambil gambar (foto)

Namun kenyataannya tidak, seorang fotografer atau editor foto juga termasuk kedalam jenis desain grafis dua dimensi. Yang dimana karya yang dihasilkan berbentuk dua dimensi bukan tiga dimensi.

Untuk mengolah sebuah foto, diperlukan software bitmap yang dimana dikhususkan untuk mengolah gambar bitmap. Salah satu software yang sering digunakan adalah Adobe Photo Shop.

Bitmap

Desain bitmap merupakan salah satu jenis desain yang tergolong didalam desain 2D. Dengan karakteristik dan unsur desain bitmap lah yang tergolong ke dalam desain 2D.

Desain grafis tiga dimensi (3D)

Desain grafis 3D (tiga dimensi) merupakan sebuah perkembangan dari desain 2D.  Grafik 3D sendiri menggunakan tiga buah fase, yakni 3D modeling yang berfungsi untuk mendeskripsikan bentuk objek, layout, dan juga animation yang berfungsi untuk mendeskripsikan sebuah gerakan dan juga tata letak sesuatu objek.

Pengertian secara umum desain grafis 3D adalah sebuah kumpulan gambar, garis, lengkungan yang sebagiannya memiliki titik-titik yang bertujuan untuk menjadi sebuah bentuk 3D.

Ada berbagai macam contoh atau bidang yang mengarah ke desain tiga dimensi. Yang diantaranya:

Art Director

Desain ini biasa digunakan untuk pembuatan sebuah karya seni yang dimana pembuatan nya menggunakan komputer. Biasanya jenis ini untuk digunakan di visual effect maupun sebagai hiasan saja. Software yang biasa digunakan yakni art creator, adobe photoshop. Desain yang satu ini sangatlah dibutuhkan didunia editing effect, perfilman, dan juga seniman.

Drafter

Desain yang satu ini biasanya digunakan untuk membuat arsitektur atau rancangan sebuah bangunan. Desain ini sangat memerlukan ketelitian yang tinggi dan rancangan yang bagus jika ingin membuat desain jenis ini.

Animator

Jenis desain yang satu ini juga termasuk kedalam desain 3D yakni desain animator. Desain ini biasa digunakan untuk dalam bidang motion grafis, iklan, dan juga film animasi. Untuk membuat animasi harus memiliki sebuah kreatifitas yang sangat tinggi. Software yang biasa digunakan untuk membuat animasi biasanya adobe flash, after effect, 3D maya.

Visualisator

Macam desain lainnya yakni desain visualisator yang dimana desain ini digunakan untuk memberikan sebuah karya yang berbentuk 3D.  Untuk membuat desain ini digunakan sebuah aplikasi diantaranya 3D Max, autocad, dan digital clay.

Desain yang satu ini juga termasuk desain yang sangat dibutuhkan didunia visualisasi produk atau di presentasi produk.

Video Editor

Video editor, mungkin kebanyakan orang beranggapan video editor itu bukan termasuk sebagai desain. Tapi faktanya bahwa ketika mengolah sebuah gambar di situ terdapat gambar 2D maka bisa dikatakan sebagai desainer. Biasanya mengolahnya menggunakan aplikasi seperti after effect, adobe premier pro, sony vegas.

Integrater Desainer

Desain yang satu ini tidak berbeda dengan video editor. Sama sama mengolah sebuah gambar tetapi ada sedikit perbedaannya.


Manfaat dan Fungsi Desain Grafis

4. Manfaat Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]
4. Manfaat Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]

Pada dasarnya setiap hal pasti mempunyai manfaatnya masing-masing. Terlebih dalam bidang desain grafis. Berikut ini beberapa manfaat dan juga fungsi dari sebuah karya desain grafis.

Sebagai Media Komunikasi

Desain grafis sangatlah berguna sebagai media komunikasi, baik dalam penyampaian pesan, informasi, maupun berita. Karena dengan menggunakan desain grafis, pesan yang ingin disampaikan sangat dengan mudah diterima dan lebih menarik untuk dibaca.

Sebagai Media Promosi

Media promosi atau juga bisa disebut sebagai media iklan pastinya sangat membutuhkan sebuah desain. Dengan desain grafis produk atau jasa yang akan di iklankan akan terlihat lebih menarik dan juga sangat mudah untuk dimengerti. Selain itu dengan menggunakan desain grafis, lebih menghemat biaya promosi, dan dapat ditaruh di berbagai bidang, bisa melalui digital maupun dicetak.

Sebagai Media Pembelajaran

Desain grafis juga berfungsi dan memiliki manfaat dalam pembelajaran. Dengan menggunakan visual berbentuk gambar siswa biasanya lebih mudah menangkap materi dan lebih paham. Karena dengan satu gambar sudah mewakilkan 1000 kata. Selain itu daya ingat siswa terhadap materi tersebut akan lebih baik dan bertahan lama.

Sebagai Daya Tarik Hiburan

Dalam dunia hiburan, menarik perhatian penonton sangatlah diperlukan. Jika masyarakat tidak tertarik dengan salah satu hiburan maka akan menjadi salah satu faktor bangkrut nya sebuah hiburan.

Dengan menggunakan desain grafis maka akan lebih menarik perhatian masyarakat untuk merespon hiburan yang ada. Kreativitas dan pembuatan tema yang disusun dengan desain grafis sangatlah penting dan diuji. Agar masyarakat lebih tertarik dan juga terhibur.

Sebagai Media Menyampaikan Pesan Moral 

Pesan moral yang akan disampaikan kepada masyarakat tidak ada gunanya jika tidak ada yang membaca dan tertarik. Oleh karena itu dengan desain grafis cara menyampaikan pesan moral akan lebih menarik dan juga menjadi sebuah nilai plus. Selain itu pesan dan moral yang akan disampaikan lebih mudah diresapi maupun dipahami.

Mempermudah Pemahaman Tentang Suatu Peraturan

Di dalam setiap lembaga atau sebuah komunitas maupun instansi pasti memiliki sebuah peraturan dan juga tata tertib dan juga struktur organisasi. Maka di situlah sebuah desain akan berfungsi sebagai media komunikasi. Dengan desain yang baik dan juga rapi, sebuah peraturan maupun struktur organisasi akan mudah di baca dan juga dipahami.

Meningkatkan Daya Ingat

Gambar dapat mewakili 1000 kata, mungkin kalimat itu sudah tidak asing lagi di telinga. Tapi fakta nya memang seperti itu. Dan dengan gambar, daya ingat untuk mengingat sebuah informasi lebih cepat dibanding dengan sebuah tulisan. Maka dari itu desain grafis dapat meningkatkan daya ingat.

Mempermudah Ketika Presentasi

Seseorang jika ingin mempersentasikan sesuatu atau memberikan hasil karya dengan membuat presentasi pekerjaan berupa gambar maupun tulisan perlu yang namanya desain. Karena dengan desain dapat mewakili presentasi pekerjaan. Contoh yang sangat mudah yakni sebuah proposal. 

Proposal biasanya disusun dalam format seperti laporan dengan banyak tulisan yang sering kali sangat membuat orang malas untuk membacanya. Tetapi dengan desain grafis cukup poin poin nya saja yang ingin disampaikan dalam proposal yang disusun semenarik mungkin dan sekreatif mungkin. 

Agar nantinya informasi yang ingin disampaikan melalui proposal dengan mudah nya tersampaikan dan orang tidak malas untuk membacanya walaupun hanya poin poinnya saja tapi mudah dimengerti. 

Menciptakan Branding di Dunia Bisnis 

Menciptakan sebuah branding dalam dunia usaha maupun bisnis, dengan media online maupun offline sangatlah tidak mudah. Oleh karena itu dengan desain grafis akan mempermudah dalam membuat branding sebuah usaha.

Desain grafis saat ini memang sudah tidak dapat diragukan lagi dalam berperan dalam dunia bisnis. Dalam sebuah campaign marketing, desain grafis sangat berperan besar dalam meningkatkan penghasilan maupun penjualan sebuah produk.

Dalam bisnis, desain hadir dalam berbagai bentuk seperti logo, poster, brosur, banner, stiker, web desain, dan desain lainnya yang sangat berpengaruh besar untuk menunjang berkembangnya sebuah perusahaan.

Tidak sedikit orang yang tidak mementingkan desain sebagai salah satu cara maupun strategi untuk marketing. Sudah sewajarnya yang pertama dilihat oleh orang dalam mengenali produk atau membeli produk adalah desain produk itu sendiri. Jadi pada dasarnya desain sangatlah penting dalam dunia usaha.

Oleh karena itu desain sangat bermanfaat dan sangat berfungsi untuk membuat branding sebuah usaha, baik usaha baru maupun yang sudah lama sangat memperlukan desain di era millenial sekarang.

Berpotensi Untuk Membuka Jasa Desain

Dengan pahamnya akan sebuah desain dan juga mahir dalam pembuatan desain dengan baik, maka ada potensi dan juga peluang untuk membuka usaha jasa desain sendiri maupun menjadi freelance (pekerja lepas).

Usaha ini juga dapat kita jadikan sebagai usaha sampingan, walaupun sedang kuliah maupun sekolah juga dapat memulai karir sebagai freelance. 

Penghasilan tidak seberapa tetapi dapat menambah uang jajan itu lebih dari cukup. Sangat banyak keuntungan menjadi freelance. Dapat dikerjakan dimana saja, kapanpun tanpa terikat waktu kecuali jika sudah dikejar deadline maka harus ekstra kerja keras.

Saya pribadi dengan bekerja sebagai freelance walaupun masih sekolah pernah menghasilkan sebulannya kurang lebih 1 – 2 juta dari salah satu situs atau web yang menyediakan tempat untuk menjadi freelance yang sangat terkenal yakni 99design.

Di situs tersebut sistemnya kontes atau seperti lomba desain, jadi kita tidak mengeluarkan modal sama sekali. Dan untuk hadiah satu buah desain logo paling murah yakni 190$ yang kurang lebih sekitar 2 jutaan.


Prinsip-prinsip Dalam Desain Grafis

5. Prinsip-prinsip desain grafis [www.vrontalmedia.com]
5. Prinsip-prinsip desain grafis [www.vrontalmedia.com]

Prinsip prinsip desain grafis pada dasarnya ada lima poin yang harus diterapkan yakni keseimbangan (balance), proporsi (proportion), penekanan (emphasis), irama (rhythm), dan juga kesatuan (unity).

Dari kelima prinsip tersebut  semuanya saling melengkapi satu sama lain yang dapat diperhatikan dan digunakan sebagai patokan untuk membuat suatu karya agar menghasilkan karya yang berkualitas dan juga baik.

Agar lebih jelas mengenai prinsip prinsip desain grafis, berikut penjelasannya : 

Keseimbangan (Balance)

Seperti halnya manusia yang dalam kehidupannya harus memiliki keseimbangan dalam segala hal, dalam sebuah karya desain keseimbangan juga diperlukan agar sebuah karya makin terasa hidup dan memiliki nilai estetika.

Atau bisa di ibaratkan seperti sebuah pohon maupun bangunan, bagaimana jika pohon atau bangunan tidak seimbang dan akan roboh, pastinya kita akan merasa gelisah.

Jika tidak memiliki atau tidak memenuhi prinsip keseimbangan akan berakibat adanya suatu kejanggalan ataupun juga akan mengurangi nilai estetika dan berakibat desain diangap tidak baik maupun profesional.

Dalam desain, keseimbangan bermakna pembagian sama berat, baik visual maupun optik. Dalam bidang desain dan juga seni, nilai keseimbangan tidak dapat diukur dengan apapun tetapi dapat dirasakan dengan cara melihat sebuah karya hingga keadaan dimana semua bagian dalam karya tersebut tidak ada yang saling membebani satu sama lain.

Keseimbangan ada karena agar terciptanya sebuah karya seni yang komunikatif dan juga memenuhi estetika yang baik.

Pada dasarnya ada dua keseimbangan, yakni keseimbangan formal (formal balance) dan juga keseimbangan infromal (informal balance).

Keseimbangan formal adalah sebuah keseimbangan yang dicapai dengan cara meletakan sebuah elemen yang memiliki nilai visual yang seluruhnya sama secara simetris.

Contohnya seperti unsur dan bentuk dan juga ukuran yang ditempatkan dengan jarak yang sama. Kesan yang dimiliki ataupun dihasilkan dari keseimbangan ini yakni resmi, konservatif, dan juga stabil.

Keseimbangan informal adalah keseimbangan yang menempatkan unsur unsur desain dengan bentuk, ukuran, dan juga jaraknya tidak sama melainkan terlihat seimbang.

Keseimbangan ini memiliki kesan yang tidak resmi, variatif, dan juga dinamis.  Dengan keseimbangan informal atau asimetris para pembaca atau penonton yang melihat sebuah karya diajak untuk melihat dan juga menjelajah semua unsur visual yang ada.

Penekanan (Emphasis)

Penekanan merupakan salah satu prinsip yang terdapat pada desain grafis. Pada intinya penekanan berfungsi untuk menarik perhatian dan juga untuk menghilangkan kebosanan.

Prinsip ini harus ada di dalam sebuah karya desain, karena dengan prinsip ini akan menambah nilai daya tarik penonton dan juga menjadi lebih istimewa.

Jika dalam desain surat kabar biasanya prinsip penekanan diterapkan dengan cara memberikan kotak raster atas sebuah berita. Hal ini memberikan pesan secara tidak langsung agar mengesankan pentingnya berita itu agar dibaca oleh pembaca.

Selain dengan cara itu, biasanya juga dengan cara membesarkan ukuran huruf atau dengan cara memberikan warna yang mencolok atau menjadi pusat perhatian. Prinsip ini juga dilakukan melalui perulangan ukuran, warna, garis, ruang, bentuk dan juga motif.

Proporsi (Proportion)

Proporsi juga termasuk salah satu prinsip dasar desain grafis yang tidak kalah penting. Dengan proporsi dapat memperoleh keserasian sebuah karya. Diperlukan perbandingan yang tepat untuk menghasilkan sebuah karya desain yang serasi.

Proporsi pada dasarnya adalah perbandingan matematis sebuah bidang. The Golden Mean atau yang biasa disebut dengan proporsi agung merupakan proporsi yang sangat populer yang sering dipakai hingga saat ini untuk membuat sebuah karya seni rupa hingga membuat sebuah karya arsitektur juga.

Dalam sebuah desain, semua unsur sangat berperan dan menentukan proporsi, seperti penempatan warna cerah yang diletekan pada sebuah bidang atau ruang sempit. Proporsi dapat didapatkan dengan cara mengabungkan atau menghubungkan antara satu elemen dengan elemen lainnya.

Irama (Rythm)

Irama adalah sebuah pengulangan unsur unsur visual desain secara konsisten dan dengan jarak tertentu yang memberikan sebuah pola maupun tekstur tertentu pada sebuah desain. Irama juga merupakan dua wujud yang terletak pada ruang yang memiliki selisih waktu, atau jarak.

Irama dapat didapatkan dengan cara repetisi atau variasi. Repetisi dalam desain atau dalam prinsip desain merupakan pengulangan unsur visual yang diulang secara konsisten tidak merubah apapun, sedangkan variasai adalah pengulangan unsur visual yang disertai perubahan ukuran, posisi, maupun bentuk.

Terdapat beberapa jenis irama dalam sebuah desain yakni, regular rhythm, flowing rhytm, progressive rhtyhm.

  • Reguler rhythm adalah irama yang elemen atau unsur visualnya disusun secara berulang dengan konsisten kesamaan bentuk, jarak, dan juga ukuran.
  • Flowing rhythm adalah irama yang memberikan kesan pergerakan dan terlihat organis.
  • Progressive rhythm adalah irama yang melihatkan urutan bentuk yang progresif.

Kesatuan (unity)

Kesatuan merupakan prinsip paling utama dan paling dasar dalam sebuah desain karena tanpa ada kesatuan akan memberikan atau akan membuat sebuah desain berantakan. Tidak hanya itu saja, dengan kesatuan desain akan terlihat profesional dan lebih mudah untuk memberikan sebuah informasi.

Kesatuan sendiri merupakan sebuah keteraturan penataan antara satu unsur visual desain dengan yang lainnya yang membuat sebuah keselarasan dan juga keserasian satu sama lain. Prinsip yang satu ini sebenarnya merupakan sebuah prinsip hubungan antar unsur. Jika salah satu unsur desain memiliki hubungan maka prinsip kesatuan telah tercapai.

Unsur visual yang sama dapat membuat desain terlihat stabil dan memiliki keserasian, tetapi seringkali desain akan terlihat monoton apabila terlalu banyak kesamaan.

Dengan sedikitnya perubahan unsur desain, desain akan terlihat lebih dinamis, menarik, dan juga tidak monoton.

Contohnya seperti perubahan pada ukuran dan juga volume bidang, jenis huruf atau warna yang mengurangi maupun menambah berat objek. Dengan adanya tindakan perubahan kemiripan unsur maka karya desain akan terlihat lebih bervariasi.


Unsur-unsur Desain Grafis

6. Unsur-unsur Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]
6. Unsur-unsur Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]

Setiap desain sudah pasti memiliki salah satu unsur dari sekian banyak unsur lainnya. Nah, berikut ini beberapa unsur yang ada pada desain.

1. Unsur Garis (Line)

Garis adalah sebuah unsur desain grafis yang pertama yang dimana menghubungkan antara satu titik atau poin dengan titik yang lainnya.

Garis bisa berbentuk atau diartikan seperti goresan pensil, pena, atau juga bisa mouse jika dalam komputer, dan lain sebagainya.

Beda dengan istilah lainnya, garis tidak ada unsur kedalaman (depth), tetapi hanya memiliki ketebalan dan juga panjang.

Oleh karna itu garis termasuk kedalam elemen satu dimensi. Garis memiliki banyak bentuk dan juga variasi yang dimana setiap bentuk garis itu dapat memaknai penggunaannya.

Berikut contoh dan juga penggunaan garis :

  • Garis Lurus, variasi garis ini biasanya digunakan untuk menampilkan dengan kesan kaku, variasi yang satu ini biasa identik sebagai simbol formalitas.
  • Garis lengkung, garis yang satu ini biasa digunakan untuk memberikan suasana atau kesan yang lembut dan juga luwes.
  • Garis zigzag, garis ini berlawanan dengan garis lengkung yang dimana garis ini sering dimaknai dengan garis yang keras dan juga dinamis.
  • Garis tidak beraturan, garis ini sering kali memberikan atau menimbulkan kesan yang lebih fleksibel dan juga informal.
  • Garis horizontal garis ini memberikan kesan yang pasif.
  • Garis vertikal, garis ini sering memberikan kesan yang stabil.
  • Garis diagonal garis ini biasa diartikan sebagai garis yang memiliki makna aktif, dinamis dan menarik perhatian.

Unsur garis dapat digunakan agar memberikan sebuah perbedaan dalam perasaan dan juga memberikan stimulus atau juga bisa mengeksekusi sebuah ide dan juga gagasan. Dalam penggunaan,

Unsur ini perlu diperhitungkan secara cermat, agar tidak terkesan dipaksakan atau asal-asalan ketika membuat desain.

Penggunaan unsur garis akan menghasilkan atau menambah nilai estetika dan juga kenyamanan untuk orang yang menikmati karya desain.

Karena tujuan utama dari sebuah desain komunikasi visual sendiri bertujuan untuk menyajikan sebuah informasi verbal dan juga visual agar tersampaikan dengan mudah.

2. Unsur Bidang (Shape)

Bidang atau biasa disebut juga dengan shape adalah sebuah unsur unsur dasar desain grafis yang berbentuk apapun dan wajib memiliki dimensi,tinggi, dan juga lebar atau dengan kata lain bidang dapat disimpulkan bersifat dua dimensi.

Bidang memiliki berbagai macam bentuk yakni : bidang geometris, bidang biomorsif, bidang tak beraturan, dan juga bidang bersudut.

Bidang terbentuk karena titik, kedua ujung garis yang bertemu, dan juga bisa terbentuk karena spuan warna. Dalam proses pembentukan bidang, dapat dibedakan menjadi dua, yakni : 

  • Bidang Alamiah : Bidang ini biasanya berbentuk seperti bidang sawan, bidang lapangan, bidang taman, dan bidan lainnya.
  • Bidang Buatan : Bidang ini ada dua tipe, yang sengaja dibuat dan tidak sengaja dibuat. Misalkan yang sengaja dibuat lukisan, lingkaran, segitiga. Bidang yang tidak sengaja dibuat seperti cahaya, pembubuhan warna, dan juga tekstur.

Sebagai unsur tata letak, bidang memiliki sifat tersendiri, diantaranya : 

  • Bidang horizontal dan juga vertikel memiliki arti dan kesan yang tenang, stabil dan juga teratur
  • Bidang gelombang memiliki kesan irama kehidupan dan juga gerak. 
  • Bidang bundar atau lingkaran mempunya sifat dan juga kesan santai, kadang stabil, kadang gerak.
  • Bidang segitiga mempunyai kesan statis dan juga dinamis.

3. Unsur Ilustrasi

Unsur unsur dasar selanjutnya yakni Ilustrasi. Ilustrasi merupakan sebuah unsur desain grafis yang mempunyai tata letak dua dimensi.

Tujuan unsur ini untuk memperjelas suatu maksud atau juga pesan. Ilustrasi merupakan bahasa yang berasal dari bahasa latin yang artinya menjelaskan.

Pada dasarnya ilustrasi digunakan untuk menjelaskan atau memperjelas sebuah pesan yang ingin disampaikan. Ilustrasi juga berfungsi untuk retensi, yaitu mempermudah seseorang untuk mengingat sebuah konsep atau juga gagasan yang disampaikan.

Ilustrasi juga dapat menghemat tempat penyajian karena dengan ilustrasi dapat menyajikan sebuah konsep yang rumit dan memiliki arti yang luas dalam suatu ruang ataupun tempat yang terbatas.

Dilihat dari jenis nya, ilustrasi memiliki banyak jenis yang diantaranya gambar, foto, grafik, dll. Pada dasarnya ilustrasi memiliki tiga fungsi yakni deskriptif, ekspresif, dan analitis.

Diantara fungsinya, ilustarasi memiliki beberapa fungsi, diantaranya, menarik perhatian orang, memudahkan untuk memahami sebuah pesan, memberikan gambaran yang singkat, dan menambah nilai keindahan.

4. Unsur Tipografi (Typography)

Tipografi merupakan salah satu unsur pembuatan desain grafis yang berfungsi sebagai alat penyampian pesan tertentu yang menciptakan sebuah kesan tertentu.

Pesan yang disampaikan dapat diterima dengan jelas. Tipografi merupakan sebuah teknik dalam memilih dan juga menata huruf huruf agar pesan tersampaikan disebuah ruang yang terbatas.

Unsur yang satu ini sangatlah penting dan juga unsur paling dasar dalam pembuatan grafis.

Dalam proses penyusunan tipografis tidak hanya memperhatikan pemilihan jenis huruf tetapi juga memperhatikan pengaturan jarak antar huruf maupun baris atau jarak antar kata dan juga spasi.

Dalam penggunaan unsur ini harus memperhatikan kejelasan dan juga kemudahan terbacanya bentuk huruf.

Banyak unsur juga yang mempengaruhi kejelasan dan juga keterbacaannya huruf, diantaranya kerumitan dan bentuk huruf, kontras goresan, penggunaan warna, ukuran, jenis huruf, dan juga pengaturan spasi maupun perataan.

5. Unsur Warna (color)

Warna bisa didefinisikan sebagai sifat cahaya yang dipancarkan jika diartikan secara objektif/fisik, jika diartikan secara subjektif/psikolog, warna merupakan sebuah pengalaman yang dialami oleh indra pengelihatan.

Dalam unsur desain grafis, warna bisa artikan sebuah element yang memiliki fungsi sebagai penambah nilai keindahan dan juga menambah daya tarik, warna juga dapat menghidupkan sebuah gambar.

Sejak kecil mungkin kita sudah mengenal unsur yang satu ini. Unsur yang satu ini dapat menarik perhatian terutama untuk warna yang mencolok, sehingga warna menjadi salah satu unsur yang menonjol unutk menarik perhatian bagi pelihatnya.

Tetapi dalam pemilihan warna, kita harus mempelajari terlebih dahulu, karena jika pemilihan warna dan juga tata letak warna salah maka akan berbalik pandangan yang sebelumnya desain itu menarik untuk dilihat  menjadi tidak menarik untuk dilihat atau malah membingungkan.

Berdasarkan komponen atau macam macam warna, warna dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya yaitu, warna primer, warna sekunder, warna tersier, dan juga warna netral.

Dari sekian banyak warna, bisa disebut menjadi beberapa bagian yang biasa disebut sebagai sistem warna prang system yang pertama kali menemukan adalah Louis Prang pada tahun 1876 yang diantaranya yakni Hue, Value, Saturation/Intensity, Kontras, Komplementer, Monokrom, Monoton, Analog, dan juga warna hangat dingin. 

Dalam dunia desain grafis atau digital warna di bagi menjadi dua tipe ataupun jenis yakni diantaranya

RGB ( red, green, blue)

Red, Green, Blue atau yang biasa disingkat RGB merupakan sebuah warna yang biasa digunakan untuk pencahyaan untuk input device maupun output device.

Biasanya warna ini digunakan pada perangkat elektronik, seperti komputer, laptop, smartphone dll. Warna ini berfungsi atau digunakan untuk monitor barang elektronik karena warna ini bukan untuk dicetak.

CMYK 

CMYK yang memiliki kepanjangan cyan, magenta, yellow, black. Warna ini biasa disebut juga dengan warna proses yang memberikkan sebuah hasil yang relative sempurna ketika ingin dicetak.

Keempat warna ini merupakan warna tinta proses, ketika melalui proses percetakan warna ini dapat melakukan penumpukan warna yang menghasilkan warna yang terlihat sempur. Jadi warna ini khusus warna untuk percetakan.

6. Unsur Gelap Terang (value)

Salah satu cara agar pesan yang disampaikan dapat dimengerti dengan mudah dan untuk menambah nilai estetika yaitu dengan cara memperhatikan pengaturan gelap dan terangnya.

Dalam pembagian gelap terang ada dua pembagian yang biasa dilakukan atau dikelompokan yakni:

  • Dengan kontras yang rendah yang berarti menggunakan warna warna yang tidak terlalu kontras atau berkesan gelap
  • Dan yang kedua menggunakan kontras yang tinggi yang artinya menggunakan warna warna yang memiliki kontras tinggi yang memiliki kesan yang ceria, dramatis, dan juga penuh gairah.

Dalam pembagian warna dan penilaiannya ada dua yakni warna paling terang dan juga warna paling gelap. Warna paling terang yakni warna putih sedangkan warna paling gelap adalah warna hitam.

Sudah pada dasarnya jika warna gelap akan terbaca pada background terang dan sebaliknya, warna terang akan terbaca pada background gelap.

7. Unsur Tekstur

Tekstur adalah sifat dan keadaan sebuah permukaan bidang ataupun benda pada sebuah karya seni atau lebih mudahnya yakni  kasar atau halusnya sebuah permukaan benda.

Dalam dunia desain grafis tekstur ada yang berfisat nyata dan juga maya. Pada dasarnya setiap benda yang terdapat didunia ini memiliki teksur nya masing masing dan juga memiliki ciri khasnya.

Di dalam desain grafis juga, penggunaan tekstur bisa dimayakan untuk memberikan sebuah nilai visual yang lebih memiliki karakter nantinya. Tekstur juga sering digunakan untuk mengatur kontras dan juga keseimbangan sebuah desain.

Fungsi fungsi tekstur bermacam macam, diantaranya : 

  • Memberikan sebuah mood atau suasana pada sebuah desain.
  • Sangat cocok untuk membuat bunga.
  • Membangkitkan suasana.
  • Membangkitkan emosi.
  • Menambah nilai estetika.

8. Unsur Ruang

Untuk unsur yang terakhir yakni unsur ruang. Unsur ruang merupakan sebuah jarak yang ditimbulkan antara suatu bentuk dengan bentuk yang lainnya. Yang dalam dunia desain biasa untuk menimbulkan atau memberikan efek desain akan semakin terlihat nyata dimata.

Dengan unsur ruang dapat memberikan atau dapat dengan mudah menyampaikan kepada pelihat mana poin atau desain ataupun gambar yang harus diamati terlebih dahulu, dan juga kapan harus membaca ataupun kapan untuk berhenti membaca. Pada dasarnya unsur ruang dibagi menjadi dua yakni objek dan juga latar.

Unsur ruang dapat digunakan diantaranya sebagai berikut : 

  • Memberikan waktu kepada mata untuk istirahat. 
  • Membangun suatau hubungan antara unsur satu dengan yang lain.
  • Menekankan satu objek.
  • Memberikan kemudahan untuk layout agar mudah mengikuti.

Dasar-dasar Desain Grafis

7. Dasar-dasar Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]
7. Dasar-dasar Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]

Selain unsur ada juga hal dasar dalam desain grafis yang perlu kamu ketahui. Berikut ini pembahasannya:

Warna

Saat kamu membuat sebuah karya desain tanpa memperhatikan warna, bagaimana menurut pendapat kamu?

Tentu karya kamu akan berantakan, dan pasti akan jauh dari kata bagus.Memang sih warna tampak sepele, namun kamu tahu bahwa warna mempunyai arti kepribadian seseorang.

Pemakaian warna di sebuah desain tentu akan memberikan emosi yang akan disampaikan ke otak siapa pun saat melihatnya.

Di sini kita ambil contoh warna hijau yang seperti menggambarkan ketenangan atau kedamaian. Akan sama persis yang akan kamu rasakan saat melihat hamparan pohon atau rumput di taman.

Maka dari itu, kamu wajib memakai warna sesuai dengan karakter desain yang sedang kamu buat.

Saya pribadi ketika membuat sebuah desain masih belum bisa merasakan atau memilih warna yang tepat untuk desain saya. Perlu latihan dan terus latihan agar kepekaan kita terhadap warna ter asah.

Karakteristik Bentuk

Sebuah bentuk akan terlihat jelas dari perpaduan garis yang saling bertemu.

Saya yakin kamu pasti juga mempelajari mata pelajaran matematika bukan? di dalam pelajaran matematika ada satu materi mengenai bangun datar dan juga bangun ruang ,ada lingkaran, segitiga, atau kubus.

Dengan kamu mengetahui karakteristik bentuk, hal itu tentu akan memudahkan kamu dalam membuat sebuah karya desain atau kamu hanya iseng untuk memodifikasinya.

Kita dapat mengambil contoh, saat kamu ingin membuat sebuah persegi di software desain grafis. Dari persegi yang mempunyai sisi sama, dan bisa kamu modifikasi lagi menjadi persegi panjang dari tools persegi yang ada dalam software tersebut.

Itulah yang dinamakan karakteristik dari setiap bentuk, dan masih banyak contoh lain dari setiap bentuk yang ada. Silahkan eksperimen sendiri, agar ilmu mengenai dasar dasar desain grafis kamu ter asah dan menjadi lebih baik lagi.

Pengaturan Komposisi

Saya yakin kamu pernah melihat sebuah desain dua dimensi yang tidak mempunyai kecocokan saat disajikan secara simetris atau bisa kita katakan asimetris lebih terlihat indah.

Sebagai contoh dapat kamu bayangkan gambar wayang kulit, di mana penggambaran dari wayang tersebut seimbang dan tampak lebih bagus.

Tetapi saat ini dengan perkembangan zaman yang semakin maju, malah membuat desain asimetris menjadi disukai.

Disini jenis desain apapun yang kamu pilih, baik itu simetris atau tidak, dengan memahami komposisi tentu akan membuat desain kamu tampak lebih bagus dan disukai banyak orang.

Saya akui bahwa ilmu yang satu ini memang tidak dapat hanya banyak dipelajari dari segi materi saja, melainkan kamu harus mencobanya. 

Saya sarankan untuk kamu, sering seringlah berlatih, maka yakinlah bahwa desain akan lebih ter asah. Jangan takut jika desain kamu terlihat jelek. Saya pribadi merasakan sendiri jika selalu diasah skill tersebut maka akan semakin baik hasilnya.

Ketika saya melihat karya karya lama saya, saya pribadi juga merasa “jijik” dengan karya desain saya. Karena terlihat sekali perpaduannya sama sekali tidak pas. Oleh karena itu selalu perhatikan hal hal sepele, sama halnya dasar dasar desain grafis ini.

Yang paling penting, kamu tidak boleh takut untuk mencoba beberapa software desain grafis. Beberapa rekomendasi software untuk desain grafis terbaik saat ini adalah adobe ilustrator, adobe photoshop dan corell draw.


Batasan Media Desain Grafis

8. Batasan Media Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]
8. Batasan Media Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]

Pada awal mulanya desain grafis hanya diterpkan pada media cetak atau statis, seperti kalender, buku, majalah, brosur dan lain-lainnya.

Tetapi saat ini desain grafis sudah mengalami perkembangan teknologi, sehingga desain grafis juga dapat diterapkan ke dalam dunia elektronik yang disebut sebagai desian multimedia atau interaktif.


Media Desain Grafis

9. Media Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]
9. Media Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, desain grafis memiliki media atau sarana yang bisa dipakai untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada publik, yang diantaranya:

Media Cetak

Yang pertama yakni media cetak, media ini antara lain Poster, buku, stiker, brosur, sampul CD/DVD/kaset, leaflet, kartu nama, iklan majalah atau koran, tas belanja dan lain sebagainya.

Media luar ruang

Media luar ruang yang diantaranya spanduk, banner, papan nama, neon sign, baliho, mobil box, banner, X-banner, Y-banner.

Media Elektronik

Yang ketiga yakni pada media elektronik, media ini diantaranya televisi, film, internet, handphone, komputer, radio, dan lain-lain.

Tempat Pajang / Display

Media selanjutnya yakni tempat pajang / display, media ini seperti etalase, floor stand, desain gantung.

Barang-barang kenangan/ Special Offer

Yang terakhir yakni barang-barang kenangan atau spescial offer. Media ini contohnya seperti kaos, payung, gelas, souvenir, tas, kaos, dan lain sebagainya.


Software Desain Grafis

10. Software Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]
10. Software Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]

Pada dasrnya macam-macam software desain grafis sangatlah banyak. Namun pada bagian ini vrontalmedia.com hanya akan memberikan beberapa rekomendasi perangkat lunak untuk mengolah grafis.

Berikut ini pembahasannya:

1. Corel Draw

Software yang pertama yaitu Corel Draw. Aplikasi ini termasuk yang sering digunakan untuk membuat desain. Corel Draw adalah sebuah software atau program komputer yang melakukan editing pada garis vektor.

Program ini pertama kali dibuat oleh sebuah perusahaan software yang bernama Corel yang berkantor pusat di Ottawa, Kanada.

Corel Draw memiliki fungsi dan kegunaan yang paling utama untuk mengolah gambar, oleh karna itu sering kali digunakan untuk pekerjaan dalam bidang desain , publikasi, ataupun percetakaan dan juga pekerjaan lainnya yang membutuhkan proses visualisasi.

Software ini di Indonesia termasuk yang sering digunakan untuk membuat atau mengolah gambar grafis. Mungkin bisa dibilang memilik pengguna paling banyak dari pada software yang lainnya.

Dengan fitur yang sangat mudah digunakan dan juga sangat mendukung untuk mengedit gambar, software ini sangatlah populer dikalangan desainer baik dalam negri maupun luar negeri. 

Dengan software Corel Draw ini kamu dapat membuat berbagai macam desain di antaranya :

  • Logo
  • WPAP ( Wedha’s Pop Art Potrait)
  • Banner
  • Kaos
  • Vektor wajah

Dan lain sebagainya. Masih banyak macam macam desain grafis dan juga jenisnya yang dapat di buat dengan menggunakan Corel Draw.

Software ini pastinya juga memiliki kelebihan dan kekurangannya, untuk pembahasan lebih lanjut, klik tombol di bawah ini!

2. Adobe Photoshop

Photoshop adalah sebuah perangkat lunak yang sering digunakan untuk meng edit sebuah gambar ataupun foto.

Software kedua ini sebenarnya sering digunakan untuk edit foto tapi selain itu juga berfungsi untuk membuat beberapa jenis desain grafis. 

Dengan aplikasi ini, kamu dapat membuat sebuah desain yang terlihat profesional dan lebih terlihat elegant.

Photoshop memiliki berbagai tool dan efek yang sangat lengkap, oleh sebab itu dengan menggunakan software ini kamu menghasilkan gambar atau foto yang memiliki kualitas sangat tinggi.

Tidak beda jauh dari Corel Draw, dengan software ini kamu dapat membuat berbagai desain tapi menurut penulis aplikasi ini lebih cocok untuk edditing foto.

3. Adobe Indesign

Memang tidak dapat dipungkiri perusahaan software Adobe System merupakan salah satu perusahaan yang perkembangannya sangat pesat dan memiliki berbagai macam aplikasi yang sangat membantu sekali dalam mengatasi sebuah masalah, salah satunya Adobe Indesign.

Adobe Indesign merupakan salah satu software desain grafis yang sering kali digunakan oleh para desainer baik lokal maupun international.

Dari namanya sudah jelas jika aplikasi ini merupakan aplikasi untuk membuat desain. Desain yang dapat dibuat diantaranya brosur, poseter, cover, majalah, buku, dan masih banyak lainnya.

Berbagai macan desain yang dapat dibuat dengan software ini, tapi di Indonesia sendiri Adobe Indesign sering digunakan untuk membuat sebuah layout koran dan majalah.

4. Adobe Illustrator

Masih sama dengan Adobe Indesign sfotware ini dibuat oleh perusahaan yang sama namun memiliki fitur yang berbeda. Adobe Illustrator termasuk salah satu program perangkat lunak yang berfungsi untuk membuat berbagai macam desain grafis. 

Software Adobe Illustrator sering sekali digunakan oleh para desainer karna dengan fitur yang lengkap dan sangat mudah digunakan. Dengan aplikasi ini kamu dapat membuat berbagai desain yang sangat berkualitas, apa lagi dalam hasil warna yang sangat pas.

Pengalaman penulis, sebagian besar freelancer desain grafis lebih sering menggunakan software ini di karenakan kebanyakan client lebih meminta file ekstensi AI (Adobe Illustrator)


Contoh Desain Grafis

11. Contoh Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]
11. Contoh Desain Grafis [www.vrontalmedia.com]

Setelah membaca dan memahami materi di atas, ada baiknya kamu melihat-lihat contoh desain grafis. Kenapa? Karena pada akhirnya nanti kamu akan membuat sebuah karya grafis sendiri.

Nah oleh karena itu berikut ini beberapa sempel atau rekomendasi desain yang menurut saya sangat bagus, informatif, dan juga mudah dipahami.

Berikut ini contoh-contohnya:


Mungkin itu saja pembahasan pada artikel kali ini. Semoga artikel mengenai desain grafis ini dapat dipahami dengan mudah dan juga dapat membantu kamu.

Jika ada pertanyaan silahkan komentar di kolom yang sudah kami sediakan.

Terima kasih.

Tinggalkan komentar