Pengertian, Fungsi dan Perbedaan kombinasi warna CMYK dan RGB Dalam Desain Grafis

Perbedaan kombinasi warna CMYK dan RGB sangatlah berpengaruh dalam pembuatan sebuah karya desain grafis. Dari kedua jenis warna tersebut sangat berbeda dalam pengertian dan juga fungsinya. Kesalahan pemilihan jenis warna inilah yang sering terjadi dan akhirnya menimbulkan masalah.

Pada dasarnya setiap software desain grafis memiliki dua jenis warna yang dimana setiap jenis tersebut kegunaannya berbeda-beda. Jadi sudah sepantasnya seorang desainer grafis harus paham akan perbedaan tersebut.

Sebelum membuat desain kita harus mengetahui untuk media apa desain yang akan kita buat. Karena dengan media tersebut nantinya akan berpengaruh pada jenis warnanya, menggunakan CMYK atau RGB.

Jika desain kita pada akhirnya digunakan untuk media cetak maka kita harus mengatahui jenis warna apa yang cocok digunakan. Begitu juga jika desain yang kita buat hanya untuk media digital maka harus menyesuaikan juga jenis warnanya.

Oleh sebab itu alangkah baiknya setiap kita mengetahui perbedaan dari kedua jenis warna tersebut, antara CMYK dan RGB. Pada artikel ini, saya akan membahas tuntas mengenai kedua hal tersebut, jadi usahakan baca sampai selesai agar wawasan anda menambah.
Pengertian, Fungsi dan Perbedaan kombinasi warna CMYK dan RGB Dalam Desain Grafis
perbedaan CMYK dan RGB

Perbedaan Warna CMYK dan RGB

Salah satu unsur pembuatan sebuah desain yakni warna. Dengan warna maka sebuah desain akan memiliki sebuah makna dan juga rasa. Dalam pemilihan warna juga harus memahami, warna mana yang cocok dan warna mana yang sekiranya kurang pas digunakan.

Dalam dunia desain grafis atau digital, warna dibagi menjadi dua jenis. Warna jenis pertama yakni CMYK dan yang kedua RGB. Mungkin sebagian dari kalian sudah pernah mendengar istilah dari kedua jenis warna tersebut.

Baca juga: Pengertian desain grafis berbasis vektor 

Dari kedua jenis warna tersebut memiliki perbedaan dan juga fungsinya masing masing. Jika kita tidak mengetahui fungsi atau perbedaan dari keduanya, maka besar kemungkinan akan menimbulkan masalah. Berikut penjelasan mengenai CMYK dan RGB

Pengertian warna CMYK

Warna CMYK memiliki kepanjangan Cyan, Magenta, Yellow, dan Black. CMYK adalah salah satu jenis warna yang menggabungkan 4 jenis warna. Dari ke 4 jenis warna tersebut akhirnya menjadi warna warna lainnya. Namun jika ke empat jenis warna digabungkan menjadi satu maka akan menghasilkan warna hitam. 

Penggunaan warna CMYK sendiri berbeda dengan RGB. Jenis warna ini biasa digunakan untuk percetakan. Jadi jika anda membuat sebuah gambar atau karya desain grafis dan pada akhirnya ingin di cetak maka warna yang cocok yakni warna jenis CMYK. Karena mesin cetak pada dasarnya menggunakan jenis warna ini. 

Pengertian warna RGB 

Warna RGB berasal dari singkatan Red, Green, Blue. RBG adalah salah satu jenis warna yang mengkombinasikan ketiga warna. Jika ketiga warna tersebut dijadikan satu maka akan menjadi warna putih.

Baca juga: Pengertia ndesain grafis berbasis bitmap 

Berbeda dengan jenis warna CMYK, jika warna tersebut memiliki tingkat kecerahan yang rendah maka warna jenis RGB memiliki tingkat kecerahan yang lebih tinggi.

Warna jenis RGB adalah warna yang dimana berfungsi atau memiliki tujuan untuk mempresentasikan gambar secara virual pada perangkat digital atau elektronik. Yang artinya warna RGB sangatlah cocok untuk media digital.

Jika desain yang anda buat bertujuan untuk perangkat digital, maka jenis warna yang sangat cocok dipilih adalah RGB. Beda hal nya dengan CMYK yang berfungi untuk kertas atau percetakan. Bisa dibuktikan sendiri jika mencetak dengan jenis warna RGB maka akan mendapatkan warna yang berbeda dengan tampilan digitalnnya.

Fungsi Warna CMYK dan RGB 

Dari setiap jenis warna yang ada memiliki fungsi yang berbeda beda. Mungkin dalam tulisan di atas sudah sedikit saya singgung mengenai fungsi dari warna CMYK dan RGB itu sendiri. Dengan perbedaan fungsi tersebutlah kita sebagai desainer grafis harus menyesuaikan dengan yang dibutuhkan.

Baca juga: Perbedaan desain vektor dan bitmap 

Jika desain yang akan kita buat bertujuan untuk di cetak maka kita harus paham warna jenis apa yang harus digunakan. Jika desain yang dibikin hanya sekedar untuk ditampilkan dimedia digital maka harus menggunakan jenis warna apa.

Mungkin ini terlihat sepele namun sangat berpengaruh sekali untuk efek yang akan ditimbulkan. Tidak sedikit yang terkena masalah hanya dengan perbedaan jenis warna tersebut.

Berikut penjabaran mengenai fungsi dari warna CMYK dan RGB yang nantinya sangat penting anda ketahui sebagai seorang desainer.

Fungsi CMYK

Salah satu jenis warna yang ada adalah CMYK. Pengertian warna ini sudah saya jabarkan di atas. Namun perlu kalian ketahui juga. Tidak mungkin dibuat dua jenis warna tetapi tidak memilki fungsinya masing masing.

Jenis warna ini juga memiliki fungsinya tersendiri. Fungsi yang sangat jelas dan sering jadi alasan yakni adalah pada proses pentekannya. Jika anda membuat sebuah desain atau gambar yang bertujuan ingin di cetak. Maka sebaiknya anda memilih warna CMYK.

Dengan perbandingan banyak aspek, warna CMYK sangatlah cocok jika anda ingin mencetak hasil akhirnya. Dengan 4 warna yang berbeda, warna tersebut sangat cocok di gunakan pada media kertas yang berwarna putih.

Baca juga: Mengenal fungsi bagian bagian pada Corel Draw 

Jika kalian ketahui juga, warna dasar mesin print ada 4 warna. Oleh sebab itu kenapa warna CMYK sangatlah cocok untuk percetakan.

Mungkin bisa anda bandingkan sendiri, atau anda bisa melakukan percobaan. Buatlah satu dua objek sangat sama namun objek pertama dengan menggunakan jenis warna CMYK dan objek kedua menggunakan jenis warna RGB.

Setelah itu cetaklah pada media kertas hasil kedua objek tersebut yang menggunakan jenis warna yang berbeda. Maka nantinya anda akan mendapatkan warna yang berbeda. Dan anda bisa menyimpulkan bahwa warna yang mendekati dengan warna yang anda inginkan adalah warna jenis CMYK bukan RGB.

Jika ingin mencoba percobaan tersebut, kedua objek menggunakan warna yang sama namun menggunakan jenis warna yang berbeda. Maka anda akan melihat perbedaan tersebut.

Baca juga: Yuk ketahui fungsi software desain grafis Corel Draw

Walaupun warna CMYK jika dilihat dalam monitor komputer atau laptop anda lebih sedikit pudar dan tidak sebagus jenis warna RGB. Namun ketika anda cetak, hasilnya lebih baik dari pada warna RGB. 

Fungsi RGB 

Berbeda dengan warna CMYK, jika warna tersebut berfungsi untuk hasil akhir yang di cetak. Maka warna jenis RGB sangat cocok digunakan untuk hasil digital. Sudah saya singgung juga pada kalimat di atas.

Jika hasil akhir yang anda buat bertujuan hanya untuk dipamerkan atau dipublikasi pada media digital. Maka jensi warna yang sangat cocok untuk semua perangkat baik itu smartphone, laptop, komputer atau perangkat lainnya adalah warna RGB.

Dengan menggunakan warna RGB maka warna yang anda gunakan lebih terlihat tidak pudar dan sangat pas sekali digunakan.

Mungkin anda dapat melakukan sedikit percobaan lagi jika tidak percaya. Sama dengan percobaan pada warna CMYK di atas. Tinggal anda amati saja, lebih bagus dan berkualitas mana antara jenis warna CMYK dan RGB jika ada dua objek yang sama bentuknya dan juga warnanya namun berbeda jenis warnanya.

Baca juga: Mengetahui unsur unsur dasar pada desain grafis

Maka anda nantinya juga akan menyimpulkan hal yang sama dengan yang saya sebutkan. Warna RGB lah yang sangat pas dan cocok untuk sebuah perangkat digital.

Oleh sebab itu perhatikan baik baik jika kalian ingin membuat sebuah desain, hasil akhir tersebut ingin digunakan di media digital atau percetakan.

Setelah anda mengetahui hal tersebut alangkah baiknnya anda harus berhati hati juga dalam pemilihan jenis warna.

Tidak menutup kemungkinan banyak para desainer yang sering mengeluhkan warna yang tidak sesuai dengan warna yang diinginkan. Jenis warna itulah yang mendasarkan masalah tersebut.

Perbedaan warna CMYK dan RGB 

Jika anda membaca dengan seksama dari kedua sub di atas antara fungsi warna CMYK dan RGB maka anda sudah mendapatkan apa perbedaan dari kedua jenis warna tersebut. 

Dan jika anda melakukan sedikit percobaan dengan kedua jenis warna ini, maka anda akan menyimpulkan berbagai macam perbedaan yang ada. Saya sarankan anda mencoba melakukan percobaan, karena dengan itu nantinya anda akan menyimpulkan sendiri apa perbedaannya.

Baca juga: Pengertian Corel Draw yang wajib diketahui seorang desainer

Namun jika anda tidak ingin ribet atau sedang malas, maka berikut beberapa poin perbedaan warna CMYK dan RGB:
  • Warna CMYK dan RGB memiliki perbedaan pada pengertiannya. Untuk pengertiannya sudah saya jelaskan pada poin di atas secara mendetail
  • Perbedaan selanjutnya pada fungsi yang dimana CMYK untuk percetakan sedangkan RGB untuk monitor atau media digital.
  • Perbedaan selanjut pada perpaduan warna, jika warna CMYK dicampur menjadi satu maka akan menjadi warna hitam gelap, bedahal nya dengan warna RGB yang jika dicampur akan menjadi warna terang putih. 
Itulah beberap poin perbedaan antara kombinasi warna CMYK dan RGB yang bisa sedikit saya jelaskan. Untuk perbedaan lainnya anda bisa menyimpulkan sendiri dengan sedikit melakukan percobaan. Tidak ada salahnya melakukan percobaan kecil, karena dengan itu nantinya akan sangat membantu anda jika anda ingin mebuka usaha sendiri. 

Kesimpulan dan Penutup 

Warna CMYK dan RGB pada intinya sama sama warna. Namun dibalik itu semua, dua jenis warna tersebut memiliki 2 poin yang berbeda. Berbeda pengertian dan fungsi atau kegunaan. Dari kedua poin tersebut mungkin hanya hal yang sepele namun sangat berpengaruh untuk kedepannya. 

Dari fungsi yang sangat berbeda, kedua jenis warna inilah yang akan mempengaruhi hasil akhirnya. Maka saya sarankan perhatikan baik baik jenis warna yang anda gunakan. Jika tidak ada kemungkinan akan menimbulkan masalah.

Baca juga: Hal penting yang harus diperhatikan ketika membuat logo

Contoh masalah kecil yang sering terjadi adalah ingin mencetak sebuah karya desain grafis namun menggunakan warna RGB. Setelah karya tersebut dicetak menggunakan mesin cetak, ternyata warna yang dihasilkan tidak sesuai dengan keinginan. Walaupun jika warna nya sama sama merah tapi merah yang di layar monitor dengan yang dihasilkan dikertas sangatlah berbeda. Paling sering warna akan menjadi gelap atau menjadi pudar. 

Dari penjelasan yang bisa dibilang sangat panjang di atas mengenai pengertian, fungsi dan juga perbedaan antara warna CMYK dan RGB diatas bisa kitas simpulkan bahwa dari kedua warna tersebut memiliki perbedaan pada kegunaannya. 

Maka perhatikan penggunaan warna yang anda gunakan ketika proses pembuatan desain nantinya. Semoga artikel ini bermanfaat buat anda yang sedang membuat desain dan semoga bermanfaat untuk kemudian harinya. 

Jangan lupa baca artikel lainnya pada blog ini yang tidak kalah bermanfaat dengan artikel kali ini. 

Terima kasih
BERIKAN KOMENTAR ()