Pengertian Karya Seni Rupa 2 Dimensi dan 3 Dimensi Dalam Dunia Kesenian

Pengertian karya seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi dalam dunia kesenian mungkin sudah banyak yang mengetahui. Terutama para seniman, dan juga pelajar yang sudah berkecipung didunia kesenian. Sudah sewajarnya dan juga sudah seharusnya setiap orang yang ingin memperdalam ilmu seni nya harus mengetahui pengertian dari seni rupa 2 dan 3 dimensi.

Dari kedua jenis tersebutlah kesenian mulai disukai banyak orang. Pada dasar nya 2 jenis tersebut berbeda baik dari segi bentuk maupun yang lain. Cara menikmati atau mengamati-nya pun juga berbeda.

Banyak unsur dan juga ciri ciri serta teknik yang harus diperhatikan dalam membuat karya seni, agar sebuah karya seni dapat dibilang baik.

Salah satunya yakni jenis karya seni itu sendiri. Kita harus menentukan akan membuat sebuah karya seni 2 dimensi atau 3 dimensi yang dimana setiap jenis tersebut membutuhkan alat dan juga bahan serta teknik yang cukup berbeda.

Pengertian seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi

Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang dimana menggunakan media indra penglihatan dan juga dapat peraba untuk menikmatinya atau mengamatinya. Yang berarti seni rupa sendiri mempunyai ciri-ciri dapat kita lihat serta dapat diraba.
Pengertian Seni Rupa 2 Dimensi dan 3 Dimensi Dalam Dunia Kesenian
Pengertian karya seni 2 dimensi dan 3 dimensi
Sebenarnya apa sih seni rupa 2 dimensi dan juga 3 dimensi ?

Mungkin anda yang membaca artikel ini ingin mengetahui pengertan dari dua jenis tersebut. Oleh sebab itu pada artikel ini, saya akan membahas mengenai pengertian-nya.

Pengertian seni rupa 2 dimensi

Seni rupa 2 dimensi adalah sebuah karya seni yang dimana dapat dilihat dan juga diraba yang dimana hanya memiliki dua sisi, yakni sisi panjang dan lebar dan tidak memiliki ruang serta volume.

Secara singkat pengertiannya seperti itu, dan bisa kita ambil kesimpulan bahwa seni rupa 2 dimensi tidak memiliki ruang alias hanya memiliki panjang dan juga lebar. 

Baca juga: Yuk ketahui apa itu gambar pointilis

Contoh dari jenis seni rupa ini sering kita jumpai juga diberbagai tempat. Salah satunya mungkin anda pernah ke galeri pameran di kota anda. Jika ada sebuah lukisan baik itu menggunakan media kanvas atau media lainnya yang tidak memiliki ruang. Maka seni tersebut tergolong seni dua dimensi.

Terus kenapa seni rupa dua dimensi juga dapat kita raba dengan indra peraba, bukannya tidak memiliki ruang ? 

Mungkin ada yang bertanya mengenai hal tersebut. Sebenarnya yang kita raba bukan dari bentuk nya namun yang kita raba yakni teksturnya. Karena seni rupa dua dimensi dapat di buat dengan berbagai teknik, dan setiap teknik terkadang memiliki tekstur yang berbeda. 

Baca juga: Pengertian nirmana dalam dunia desain grafis

Selain itu dari segi bahannya juga mengakibatkan teksturnya berbeda. Salah satu teman saya dalam acara pameran akhir tahun kemarin membuat sebuah karya dua dimensi yang dimana dia menggunakan semen putih sebagai bahannya.

Alhasil timbulah sebuah tekstur yang berbeda dari yang lainnya yang hanya menggunakan sebuah cat warna atau sejenisnya. Itulah mengapa di seni rupa dua dimensi juga diperluka indra peraba. 

Pengertian seni rupa 3 dimensi

Seni rupa 3 dimensi adalah sebuah seni yang dimana dapat dilihat, dipegang, diraba, yang memiliki 3 sisi yakni panjang, lebar, dan juga tinggi, sehingga menghasilkan sebuah ruang atau memiliki volume.

Seni rupa tiga dimensi berbeda dengan seni rupa dua dimensi yang dimana jika seni rupa 3 dimensi memilki volume dan juga ruang sedangkan jenis satunya tidak memiliki. 

Baca juga: Contoh gambar pointilis yang dapat kamu contoh dengan mudah

Seni rupa ini juga sering kita jumpai diberbagai tempat. Mungkin jika anda sedang berkendara dan melihat sebuah patung di pinggir jalan atau patung pahlawan dan sejenisnya itu juga termasuk kedalam jenis seni rupa 3 dimensi. 

Ciri ciri yang paling menonjol dari seni rupa 3 dimensi hanya 3 tadi. Dia memiliki panjang,lebar, dan juga tinggi. Jika sudah memenuhi ke 3 ciri tersebut maka karya seni dapat dinyatakan sebuah karya seni 3 dimensi. 
Untuk nilai estetika dari jenis ini juga tidak kalah dengan seni rupa 2 dimensi. Tinggal bagaiman seniman tersebut yang mengolah atau berkarya serta berimajinasinya. 

Media, alat, dan bahan yang di butuhkan untuk membuat karya seni jenis ini juga cukup berbeda dan lebih banyak dari pada karya seni rupa 2 dimensi. Oleh sebab itu terkadang karya seni ini lebih memiliki harga tinggi dari pada karya seni 2 dimensi.

Penutup dan Kesimpulan

Pada dasarnya antara jenis karya seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi hanya berbeda sedikit. Yang diantaranya lebar, ruang, dan juga volume nya. Untuk teknik pembuatan atau bahan dan juga alat yang dibutuhkan juga sangat berbeda antara keduanya. 


Bisa kita simpulkan juga bahwa karya seni 3 dimensi lebih susah dibuat dari pada karya seni 2 dimensi. 

Semoga artikel mengenai pengertian seni rupa 2 dimensi dan juga 3 dimensi ini bermanfaat. Jangan lupa baca artikel lainnya juga yang tidak kalah pentingnya dan bermanfaat dengan artikel ini. 

Terima kasih.