Pengertian Kelebihan dan Juga Kekurangan Desain Grafis Berbasis Vektor

Apa itu desian vektor ? Mungkin ini merupakan salah satu pertanyaan yang muncul ketika pembaca baru pertama kali mendengar istilah ini. Pada dasarnya desain grafis itu dibagi menjadi dua jenis yakni desain grafis berbasis vektor dan juga berbasis bitmap. Pada artikel sebelumnya juga sudah dibahas mengenai pengertian desain grafis secara umum.  Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai pengertian kelebihan dan juga kekurangan desain grafis berbasis vektor.

Penulis sering juga mendapatkan pertanyaan yang seperti ini atau sejenis-nya.

" Bang perbedaan desain vektor dan bitmap apa sih ? "

" Gan hasil nya bagusan desain vektor atau bitmap ? "

" Pengertian desain grafis berbasis vektor sama bitmap apa ya ? perasaan sama saja "

Itu beberapa pertanyaan yang sering penulis dapatkan dari berbagai orang, terutama bagi para desainer pemula yang belum lama berkecimpung di dunia desain.

Tapi bagi mereka yang sudah pernah berkecimpung di dunia desain grafis sudah tidak asing lagi dengan istilah ini.

Oleh karna itu, penulis akan sedikit mengulas mengenai " apa sih desain vektor itu ? "

Selain penulis akan membahas pengertian desain vector, penulis juga akan memberikan ragam dan juga kegunaannya desain vektor itu sendiri.

Penulis berharap dari tulisan ini dapat memberikan sebuah jawaban bagi yang sedang mencari informasi mengenai tema ini.
Pengertian Kelebihan dan Juga Kekurangan Desain Grafis Berbasis Vektor
pengertian desain vektor

Berikut pembahasannya :

Apa itu desain vektor ?

Sebelum membahas pengertiannya, perlu pembaca ketahui bahwa dalam dunia desain grafis dapat dibedakan menjadi 2 (dua) jenis ragam desain.

Yaitu ragam jenis desain berbasis vektor atau vector (vector based design) dan yang satu lagi berbasis bitmap (bitmap based design)

Secara umum pengertian desain grafis berbasis vektor adalah suatu objek gambar yang menggunakan sebuah titik - titik koordinat dan rumus - rumus tertentu.

Baca juga: Perbedaan warna RGB dan CMYK yang wajib diketahui

Grafis vektor menggunakan sebuah perhitungan matematis dalam menentukan serta menampilkan objek - objek ketika menyusun sebuah desain.

Perhitungan matematis ini meliputi parameter penyusunan suatu objek di antaranya posisi koordinat, tebal tipis garis luar atau yang biasa di sebut outline, warna isi (fill) objek dan lainnya.

Sehingga secara logika ketika melakukan pengeditan terhadap obyek desain grafis berbasis vector sama artinya dengan melakukan pengeditan terhadap parameter penyusunnya yang sudah di sebutkan tadi.

Keunggulan Desain Berbasis Vektor

Grafis vektor memiliki keunggulan tersendiri yang dapat meguntungkan ketika kita membuat sebuah desain.

Diantara keuntungannya yaitu ketika kita melakukan zooming atau memperbesar gambar maka gambar tetap jelas dan tidak blur.

Selain itu ukuran file yang lebih kecil ketika sudah di eksport dan kualitas gambar yang tidak tergantung dari banyaknya pixel.

Kekurangan Desain Berbasis Vektor

Untuk kekurangannya sendiri menurut penulis tidak terlalu di permasalahkan, salah satu kekurangan atau kelemahan grafis vektor adalah ketika membuat desain.

Ketika membuat desain pemakaian prosessor yang bisa dibilang lebih banyak memakan memori ketika memprosesnya, jika perangkatnya tidak terlalu kuat maka komputer atau laptop akan menjadi lambat.

Hal ini menurut penulis sangat tidak perlu di cemaskan, karena pekerjaan desain grafis tidak terlalu memerlukan sebuah perangkat yang memiliki spesifikasi bagus.
Sepengalaman penulis ketika membuat desain menggunakan sebuah laptop dengan spesifikasi prosesor hanya 1.9 Ghz dan Ram sebesar 1Gb sudah cukup dan kuat.

Seiring berkembangnya dunia teknologi, komputer dan laptop dengan spesifikasi yang bagus kini sudah dapat di beli dengan harga murah tidak seperti dulu.

Jadi untuk kekurangannya menurut penulis tidak perlu di permasalahkan.

Kesimpulan dan Penutup

Kesimpulan yang dapat diambil bahwa desain berbasis vektor dan bitmap itu berbeda. Perbedaannya tidak banyak namun mempengaruhi ketika ingin dicetak maupun ketika dieksport.

Setelah membahas mengenai pengertian desain grafis berbasis vektor semoga pembaca mendapatkan tambahan wawasan sebagian kecil dari dunia desain.

Selain berbeda pengertian antara vektor dan juga bitmap. Aplikasi yang digunakan untuk mengolahnya pun juga berbeda. Ada aplikasi desain grafis berbasis bitmap dan juga software desain grafis berbasis vektor.

Mungkin itu sedikit ilmu yang bisa penulis bagikan semoga bermanfaat.